Record/ Tuple (Tupel)
Sekarang, mari kita pandang di suatu lingkungan (enterprise),
misalkan di kampus.Di sana (di dalam kampus), kita melihat beberapa objek yang
kasat mata, seperti, ada orang-orang, dan ada bangunan. Kita identifikasi lagi,
siapa (statusnya sebagai apa) orang-orang yang ada di dalam kampus tersebut.
Ternyata ada yang sebagai dosen, ada yang sebagai mahasiswa, ada yang sebagai
orang-tua, ada yang sebagai supir, ada yang sebagai pegawai kantin, ada yang
sebagai pegawai tata usaha, dan sebagainya.
Kita pilih status mereka (hanya bagi mereka yang benar-benar berkaitan
langsung dengan proses belajar-mengajar di kampus). Kita dapatkan, mahasiswa,
dosen, dan pegawai tata usaha. Kita perkecil lingkupnya, pertanyaannya sekarang
adalah, apa saja atribut yang berhak dimiliki oleh seorang mahasiswa ?.
Tentu saja, jika kita pandang seorang mahasiswa, ia pasti punya identitas
diri seperti nama, alamat rumah, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, dan
jika kita lihat dari penampilannya,
tentulah ia memiliki atribut tinggi badan, berat badan, warna rambut, warna
kulit, bentuk muka, dan sebagainya, masih banyak lagi.
Tentu, tidak semua atribut yang ia miliki lantas harus kita masukkan ke
dalam pendataan kita di komputer. Cukuplah atribut-atribut yang sangat
diperlukan dalam kegiatan belajar-mengajar saja yang perlu didata. Misalkan nama, alamat rumah, tempat dan tanggal lahir, dan jenis kelamin.
Tentu boleh ditambah lagi dengan identitas yang diperlukan, misalkan nomor
induk mahasiswa (NIM), nomor telepon, dan sebagainya.
Satu rangkaian data identitas mahasiswa di atas (terdiri atas beberapa
atribut yang dipilih) disebut dengan record.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar